Wednesday, 04 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Kenaikan Emas Tertahan Pasca Fed Pertahankan Suku Bunga
Thursday, 19 June 2025 18:25 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan dalam kisaran terbatas di bawah level resistance $3.400 selama jam perdagangan Eropa pada hari Kamis (19/6). Kenaikan logam kuning tersebut tampaknya telah dibatasi oleh target suku bunga yang direvisi naik untuk tahun 2026 dan 2027 oleh Federal Reserve (Fed) pada hari Rabu, setelah mempertahankan suku bunga tidak berubah dalam kisaran 4,25%-4,50% untuk pertemuan keempat berturut-turut.

The Fed memperingatkan adanya peningkatan risiko kenaikan inflasi karena penerapan kebijakan tarif oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menaikkan target inflasi untuk tahun 2026 dan 2027 menjadi masing-masing 3,6% dan 3,4%.

Emas berkinerja kuat dalam lingkungan inflasi tinggi, namun, suku bunga yang lebih tinggi oleh Fed untuk periode yang lebih lama menjadi pertanda buruk bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil. Di sisi negatifnya, logam kuning tetap terdukung dengan baik di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Pelaku pasar keuangan menjadi khawatir atas masa depan ekonomi Iran karena Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan untuk menyerang Teheran, yang saat ini tengah berperang dengan Israel.

Menurut laporan Bloomberg, pejabat senior AS tengah mempersiapkan kemungkinan serangan terhadap Iran dalam beberapa hari mendatang. Sebelumnya pada hari itu, Presiden AS Donald Trump tetap mempertahankan cakupan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran. "Saya mungkin melakukannya. Saya mungkin tidak melakukannya," kata Trump ketika ditanya apakah ia akan melancarkan serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran pada hari itu, NBC News melaporkan.

Secara teoritis, permintaan aset safe haven, seperti Emas, meningkat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. (Arl)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS